Jumat, 30 Oktober 2015

Cara Menggunakan AM dan PM Dalam Bahasa Inggris

AM dan PM adalah format waktu yang digunakan dalam bahasa inggris untuk membedakan siang dan malam dalam satu hari. Sederhana tapi membingungkan bagi kebanyakan pemula, termasuk saya, :P.
Agar tidak bingung dan agar bisa lancar untuk menggunakan format AM dan PM, mari kita pelajari, kita ulang-ulang dan kita bagikan ilmu tersebut kepada teman-teman kita.
Format AM dan PM biasa digunakan di Eropa dan Amerika. Di Indonesia, format waktu ini tidak digunakan karena yang digunakan adalah format waktu 24 jam. Sebagaimana kita ketahui, hitungan jam konvensional adalah sampai angka 12, sedangkan dalam 1 hari ada 24 jam. Dalam format AM dan PM hanya mengenal jam 1 sampai jam 12. Lalu, bagaimana untuk membedakannya antara jam 1 siang dengan jam 1 malam, jam 8 malam dengan jam 8 pagi, jam 4 pagi dengan jam 4 sore, dan seterusnya ? Untuk membedakan hal ini, format AM dan PM membagi waktu menjadi 2 periode, yaitu jam 12 siang dan jam 12 malam.
Dalam format waktu AM dan PM, siklus 24 jam/hari dimulai pukul 12 tengah malam (sering ditulis 12 AM), berjalan terus hingga pukul 12 tengah hari (sering ditulis 12 PM), kemudian terus berjalan lagi hingga kembali ke tengah malam (12 AM).
Yang perlu diingat disini adalah perubahan waktu antara AM dan PM berada di 2 titik yaitu jam 12 malam (12.00 AM = 00:00 Waktu Indoesia) dan jam 12 siang (12.00 PM = 12:00 Waktu Indonesia).
  1. AM (berasal dari bahasa latin Ante Meridiem)
    AM berarti sebelum tengah hari (Before Midday / Before Noon).
    AM = jam 12.00 malam sampai jam 11.59 siang

  2. PM (berasal dari bahasa latin Post Meridiem)
    PM berarti setelah tengah hari (After Midday / After Noon).
    PM = jam 12.00 siang sampai jam 11.59 malam

Rabu, 23 September 2015

Cara Konfigurasi Auto-Start VM Pada Citrix XenServer 6.x

Pada XenServer 6.x, kemampuan GUI pada Xen Center untuk mengkonfigurasi secara langsung VM agar Auto-Start saat XenServer startup sudah di-tiadakan. Hal ini karena fungsi Auto-Start VM pada GUI Xen Center dapat mengganggu High Availability (HA) dan menimbulkan masalah selama fungsi HA dijalankan.

Artikel saya kali akan menjelaskan cara mengatur VM agar bisa auto-start saat XenServer pertama kali dihidupkan.

Ada 2 hal utama yang harus dilakukan, yaitu mengizinkan fungsi Auto-Start pada XenServer dan men-setting VM agar Auto-Start. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

Jumat, 10 Juli 2015

Daftar Perintah Linux

  1. Melihat Port yang terbuka (Open/Listening)

    root@ns:/home/it# netstat -tulpn
    Active Internet connections (only servers)
    Proto Recv-Q Send-Q Local Address           Foreign Address         State       PID/Program name
    tcp        0      0 0.0.0.0:389             0.0.0.0:*               LISTEN      796/slapd       
    tcp        0      0 127.0.0.1:9000          0.0.0.0:*               LISTEN      843/php-fpm.conf)
    tcp        0      0 0.0.0.0:80              0.0.0.0:*               LISTEN      1026/apache2    
    tcp        0      0 172.16.16.106:53        0.0.0.0:*               LISTEN      745/named       
    tcp        0      0 127.0.0.1:53            0.0.0.0:*               LISTEN      745/named       
    tcp        0      0 0.0.0.0:22              0.0.0.0:*               LISTEN      585/sshd        
    tcp        0      0 0.0.0.0:3128            0.0.0.0:*               LISTEN      968/(squid)     
    .
    .
    .
    
    root@ns:/home/it# netstat -tulpn | grep :3128
    tcp        0      0 0.0.0.0:3128            0.0.0.0:*               LISTEN      968/(squid)     
    
    root@ns:/home/it# netstat -tulpn | grep squid
    tcp        0      0 0.0.0.0:3128            0.0.0.0:*               LISTEN      968/(squid)     
    udp        0      0 0.0.0.0:59683           0.0.0.0:*                           968/(squid)     
    


  2. Mencari daftar file atau folder tertentu di dalam suatu folder. Misal contoh di bawah ini mencari file dan folder "netbeans" dan "java" di dalam folder root "/" :

    it916@planning-ho-pc:~$ find / -name netbeans 2> /dev/null
    /home/it916/.cache/netbeans
    /home/it916/.netbeans/8.1/config/Preferences/org/netbeans
    /usr/share/menu/netbeans
    /usr/share/lintian/overrides/netbeans
    /usr/share/doc/netbeans
    /usr/share/maven-repo/org/netbeans
    /usr/share/netbeans
    /usr/share/netbeans/java5/sources/org/netbeans
    /usr/share/netbeans/8.1/bin/netbeans
    /usr/share/netbeans/ide14/docs/org/netbeans
    /usr/bin/netbeans
    
    it916@planning-ho-pc:~$ find / -name java 2> /dev/null
    /etc/ssl/certs/java
    /etc/alternatives/java
    /etc/apparmor.d/abstractions/ubuntu-browsers.d/java
    /var/lib/dpkg/alternatives/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s21/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s26/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s11/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s8/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s17/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s9/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s6/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s16/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s1/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s2/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s13/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s3/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s27/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s19/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s5/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s7/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s25/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s22/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s23/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s10/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s12/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s20/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s18/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s15/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s4/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s14/java
    /home/it916/.cache/netbeans/8.1/index/s24/java
    /home/it916/.netbeans/8.1/config/Preferences/org/netbeans/modules/java
    /usr/lib/jvm/java-8-openjdk-amd64/bin/java
    /usr/lib/jvm/java-8-openjdk-amd64/jre/bin/java
    /usr/share/java
    /usr/share/bash-completion/completions/java
    /usr/share/lintian/data/java
    /usr/share/doc/openjdk-8-jre-headless/api/java
    /usr/share/doc/openjdk-8-jre-headless/api/org/omg/stub/java
    /usr/share/doc/openjdk-8-jre-headless/jre/api/plugin/dom/com/sun/java
    /usr/share/doc/openjdk-8-jre-headless/jre/api/accessibility/jaccess/spec/com/sun/java
    /usr/share/maven-repo/net/java
    /usr/share/netbeans/8.1/java
    /usr/bin/java
    

  3. Next






Rabu, 08 Juli 2015

Cara Install phpVirtualBox di CentOS 7

UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION
UNDER CONSTRUCTION

Rabu, 17 Juni 2015

Instalasi dan Konfigurasi Server Samba, DNS Slave, LDAP Slave, Owncloud 8.0.3, LAMP dan Virtual Host Berbasis Nama

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

UNDER CONSTRUCTION

Senin, 15 Juni 2015

Menjalankan VM VirtualBox dalam Mode Headless

Berikut ini adalah langkah-langkah yang saya lakukan agar VM yang terdapat didalam Virtualbox 4.3 yang terinstall di Ubuntu Server 14.04 dapat berjalan dalam mode headless secara otomatis setiap kali komputer boot pertama kali.

Langkah pertama adalah mengubah entri dalam file sources.list agar menggunakan server repository lokal Indonesia agar proses update, upgrade dan instalasi paket software menjadi lebih cepat. Tambahkan juga entri server repositori untuk instalasi software VirtualBox 4.3 agar kelak kita bisa langsung menginstall VirtualBox 4.3.
Ikuti langkah-langkah berikut ini.

root@Setiawan-Log:/home/it# vim /etc/apt/sources.list
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-updates main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-security main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-backports main restricted universe multiverse
deb http://kambing.ui.ac.id/ubuntu/ trusty-proposed main restricted universe multiverse

deb http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian trusty contrib

root@Setiawan-Log:/home/it# wget -q http://download.virtualbox.org/virtualbox/debian/oracle_vbox.asc -O- | apt-key add -
root@Setiawan-Log:/home/it# apt-get update
root@Setiawan-Log:/home/it# apt-get upgrade
root@Setiawan-Log:/home/it# cat /etc/os-release
NAME="Ubuntu"
VERSION="14.04.2 LTS, Trusty Tahr"
ID=ubuntu
ID_LIKE=debian
PRETTY_NAME="Ubuntu 14.04.2 LTS"
VERSION_ID="14.04"
HOME_URL="http://www.ubuntu.com/"
SUPPORT_URL="http://help.ubuntu.com/"
BUG_REPORT_URL="http://bugs.launchpad.net/ubuntu/"

Install VirtualBox dan semua paket yang dibutuhkan, kemudian download VirtualBox Extension Pack dan install.

root@Setiawan-Log:/home/it# apt-get install linux-headers-$(uname -r) build-essential virtualbox-4.3 dkms
root@Setiawan-Log:~# su it
it@Setiawan-Log:/home/setiawan$ wget http://download.virtualbox.org/virtualbox/4.3.28/Oracle_VM_VirtualBox_Extension_Pack-4.3.28-100309.vbox-extpack
it@Setiawan-Log:/home/setiawan$ sudo VBoxManage extpack install Oracle_VM_VirtualBox_Extension_Pack-4.3.28-100309.vbox-extpack
0%...10%...20%...30%...40%...50%...60%...70%...80%...90%...100%

Successfully installed "Oracle VM VirtualBox Extension Pack".

Kemudian saya akan menjadikan user "setiawan" sebagai user yang akan me-manage VirtualBox.

it@Setiawan-Log:/home/setiawan$ id setiawan
uid=1001(setiawan) gid=1001(setiawan) groups=1001(setiawan),24(cdrom),46(plugdev),108(lpadmin)

it@Setiawan-Log:/home/setiawan$ sudo usermod -aG vboxusers setiawan
it@Setiawan-Log:/home/setiawan$ id setiawan
uid=1001(setiawan) gid=1001(setiawan) groups=1001(setiawan),24(cdrom),46(plugdev),108(lpadmin),125(vboxusers)

Untuk menguji bahwa Virtualbox telah diinstall dan diload dengan benar, jalankan perintah berikut ini.

it@Setiawan-Log:/home/setiawan$ sudo /etc/init.d/vboxdrv status

VirtualBox kernel modules (vboxdrv, vboxnetflt, vboxnetadp, vboxpci) are loaded.

Jika Virtualbox belum terinstall dengan benar, jalankan perintah berikut ini untuk me-reload kernel modules.

it@Setiawan-Log:/home/setiawan$ sudo /etc/init.d/vboxdrv setup

Karena saat ini saya berjalan dengan user it, sedangkan VM yang terinstall telah dilakukan oleh user setiawan, maka daftar VM yang ada berada di home folder setiawan. Dan untuk melihatnya saya harus menjalankan perintah "VBoxManage list vms" atas nama setiawan.

it@Setiawan-Log:~$ su setiawan -c "VBoxManage list vms"
Password:
"Ubuntu-14.04-x64" {6b86b83b-2358-4e6a-8409-8448c064a6f8}

Untuk menjalankan VM yang dimiliki oleh setiawan tersebut, maka saya harus menjalankan perintah "VBoxManage --startvm" atas nama user setiawan juga, seperti berikut ini.


it@Setiawan-Log:~$ su setiawan -c "VBoxHeadless --startvm Ubuntu-14.04-x64"
Password:
Oracle VM VirtualBox Headless Interface 4.3.28
(C) 2008-2015 Oracle Corporation
All rights reserved.
Failed to create secure directory (/run/user/1000/pulse): Permission denied

VRDE server is listening on port 3389.

Lihat perintah diatas memunculkan issue "Failed to create secure directory...". Walaupun jika saya mengabaikan issue diatas VM tetap berjalan sebagaimana mestinya, namun saya berusaha untuk menghindari issue apapun yang muncul. Walaupun menjalankan VirtualBox sebagai root dikatakan kurang aman oleh beberapa sumber yang saya sempat baca, namun langkah ini menghindari issue yang muncul seperti diatas.
Karena kelak perintah menjalankan Virtualbox dalam mode headless akan di entry ke file rc.local yang notabene akan dieksekusi oleh root, maka saya akan VM tersebut sebagai root. langkah yang akan saya lakukan adalah sebagai user setiawan saya akan meng-export VM tersebut, kemudian menjalankan VirtualBox sebagai root kemudian meng-import VM tersebut, sehingga VM tersebut terdaftar didalam VirtualBox yang dijalankan oleh root. Berikut langkah-langkah yang saya lakukan.



Kemudian jalankan virtualbox sebagai root. Dan Import Virtual Machines diatas. Jika prosesnya berhasil dengan benar, maka pada home folder user root sekarang akan terdapat folder Virtualbox.

setiawan@Setiawan-Log:/home/it$ su root
Password:
root@Setiawan-Log:/home/it# ls -l /root/
total 8
drwxr-xr-x 2 root root 4096 Jun 13 12:33 Desktop
drwx------ 3 root root 4096 Jun 15 09:57 VirtualBox VMs

Dan akan terdapat VM baru.

root@Setiawan-Log:/home/it# VBoxManage list vms
"Ubuntu-14.04-x64" {6561b46e-9a55-479f-bde5-5fbcd6a559db}

Untuk menguji apakah sekarang VM "Ubuntu-14.04-x64" telah dapat dijalankan oleh user root, maka jalankan VM tersebut dalam mode headless.

root@Setiawan-Log:/home/it# VBoxHeadless --startvm Ubuntu-14.04-x64
Oracle VM VirtualBox Headless Interface 4.3.28
(C) 2008-2015 Oracle Corporation
All rights reserved.

VRDE server is listening on port 3389.

Sekarang terlihat bahwa VM tersebut telah dapat dijalankan oleh user root tanpa issue. Sekarang shutdown VM tersebut. Dan masukkan perintah untuk menjalankan VM tersebut dalam mode headless kedalam file rc.local :

root@Setiawan-Log:/home/it# vim /etc/rc.local
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.

#Run vm in headless mode as root
VBoxHeadless --startvm Ubuntu-14.04-x64

exit 0

sumber :
https://www.howtoforge.com/vboxheadless-running-virtual-machines-with-virtualbox-4.3-on-a-headless-ubuntu-14.04-lts-server
http://www.virtualbox.org/manual/ch07.html#vboxheadless
https://www.thomas-krenn.com/en/wiki/Headless_Mode_for_Virtual_Machines_of_VirtualBox
http://www.unixmen.com/install-oracle-virtualbox-and-manage-it-using-phpvirtualbox-on-ubuntu-15-04-headless-server/
https://www.liberiangeek.net/2014/09/install-virtualbox-headless-ubuntu-14-04-server-manage-phpvirtualbox/
















Kamis, 28 Mei 2015

Ubuntu Server 12.04 - Bag. 6 : Konfigurasi LDAP Master dan Slave

Berikut ini adalah tahapan konfigurasi LDAP Master dan Slave. Konfigurasi LDAP Master juga dapat dilihat pada tutorial sebelumnya. Ok, disini langkah pertama yang akan dilakukan adalah menambahkan entry nama domain LDAP Slave (slave1-ldap.wanasl.lcl) ke Internal DNS Server yang kita gunakan. Ikuti langkah-langkah berikut ini.

root@ns:/home/it# cat /etc/os-release
NAME="Ubuntu"
VERSION="12.04.5 LTS, Precise Pangolin"
ID=ubuntu
ID_LIKE=debian
PRETTY_NAME="Ubuntu precise (12.04.5 LTS)"
VERSION_ID="12.04"

root@ns:/home/it# uname -a
Linux ns.wanasl.lcl 3.8.0-29-generic #42~precise1-Ubuntu SMP Wed Aug 14 16:19:23 UTC 2013 x86_64 x86_64 x86_64 GNU/Linux

root@ns:/home/it# ifconfig
eth2      Link encap:Ethernet  HWaddr 4a:f8:8d:37:15:ee 
          inet addr:172.16.16.106  Bcast:172.16.16.127  Mask:255.255.255.224
.
.
.

root@ns:/home/it# vim /var/cache/bind/db.wanasl.lcl
.
.
.
ldap           IN    A    172.16.16.106
slave1-ldap    IN    A    192.168.99.126
.
.

root@ns:/home/it# service bind9 restart

Ingat bahwa perintah diatas diketikkan pada host DNS Server Master.
Pada file zona forward db.wanasl.lcl saya menambahkan entry slave1-ldap. Selanjutnya jangan lupa untuk menaikkan nomor seri nya, agar DNS Slave mendapatkan notifikasi dan update database terbaru dari DNS Master.
Saya juga telah menginstall paket LDAP. Selanjutnya konfigurasi LDAP Master akan dimulai. Pindah ke Host LDAP Master, kebetulan Host LDAP Master saya menjadi satu dengan DNS Server Master, jadi saya tidak perlu pindah host, :D